Home / Berita / Saat Babinsa Banyumas Mancing Mania di Sungai Aliran Curug Nangga

Saat Babinsa Banyumas Mancing Mania di Sungai Aliran Curug Nangga

Banyumas – Babinsa Semedo, Koramil 15 Pekuncen, Kodim 0701 Banyumas, terus menggalang kedekatan dengan warga masyarakat desa binaannya, yaitu Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

 

Mancing mania dilakoninya bersama pemuda Dukuh Karang Petir RT/RW. 04, Semedo, di anak sungai aliran Curug Nangga, obyek wisata air terjun bertingkat tujuh yang berada di desa tetangganya, Desa Petahunan, Pekuncen. Jumat (26/6/2020).

 

“Selaku Babinsa, saya terus menggalang keterlibatan masyarakat untuk membantu pembangunan di Desa Petahunan, karena pembangunan di Petahunan bukan milik warga setempat saja,” ucapnya. Dimaksudkan Joko, jika warga desa binaannya mau melibatkan diri membantu desa tetangganya, tentunya slogan TMMD Reguler pembangunan lintas sektoral, menjadi nyata.

 

Untuk diketahui, kegiatan Pra TMMD Reguler 108 Banyumas yang menginjak hari ke-11 pelaksanaan di Desa Petahunan, jumlah warga masyarakat yang membantu pekerjaan TNI Koramil Pekuncen tak kurang 50 orang per harinya. Jumlah itu tak terlepas dari penggalangan melalui sosialisasi yang gencar dilakukan oleh Babinsa dan perangkat desa untuk membantu gotong royong pengecoran jalan TMMD sepanjang 1,8 kilo meter lebar 3,75 meter.

 

Walaupun sebenarnya, warga setempat lah yang dijadwalkan secara giliran masing-masing RT sebanyak 40 orang. Warga setempat dan sekitarnya mulai memahami, bahwa apa yang sedang dibangun bukan untuk TNI melainkan untuk kepentingan masyarakat majemuk umumnya dan desa setempat khususnya.

 

Jalan beton itu sangat jelas akan menjadi akses kendaraan bermotor para pengunjung Obyek Wisata Curug Nangga, yang dulunya harus berjalan kaki menyusuri jalan batu setapak kurang lebih 2 kilometer dari lokasi parkir di ujung desa, dengan waktu tempuh 20-30 menit. Bagi para pemancing, akses ini juga kan memfasilitasi mereka. Tampak keakraban Serka Joko bersama Efendi (25) dan Mukhlis (27), saat berjuang menangkap ikan wader di aliran sungai tersebut. (Aan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *